ErDev Blog

Bereksperimen dengan Smartphone, Gadget, dan Teknologi.

Sabtu, 25 Mei 2024

HP ANDROID PERTAMA DARI GOOGLE SEBELUM ADA PIXEL! - Google Nexus One (HTC)

Oleh Aulia Intan pada Sabtu, 25 Mei 2024

Yoo Haloo...

Kali ini saya akan membahas HP legend dan yang akan saya bahas yaitu HP sesepuhnya Google Pixel, yaitu Google Nexus One. HP ini merupakan HP pertama yang dirilis Google sekitar 14 tahun lalu, btw saya beli HP ini lewat Tokopaedi dengan kondisi bekas dan sebenarnya unit ini juga  sudah cukup langka loh. Untuk harganya sih masih terjangkau karena tidak digoreng, saya dapat diharga 175 ribu saja. 

 

Untuk kelengkapannya saya mendapatkan unit HP berwarna abu-abu kecoklatan atau mereka nyebutnya brown, lalu dapat kertas-kertas macam petunjuk singkat dan kartu garansi yang pasti sudah hangus. Lanjut, saya dapat baterai HTC inovation dengan kapasitas 1400mAh, dan uniknya dari baterai ini yaitu kuningan atau konektornya ada disamping.  Kemudian dapat karet dan penjepitnya gitu, oh mungkin ini untuk earphone tapi sayangnya saya tidak dapat earphonenya. Lalu dapat kabel micro usb yang berukuran pendek dan pipih, sudah pasti bukan dari bawaannya. Terakhir dapat charger dengan output 5V-1A, tapi anehnya saya dapat charger merek Samsung wkwkwk, yasudahlah tidak usah dipikirkan guys.

 
Untuk bahan bodynya menggunakan alumunium untuk yang berwarna agak mudanya, sedangkan untuk yang berwarna gelapnya masih plastik. Walaupun begitu HP ini masih terasa solid, dan karena bentuknya bulat jadi tidak begitu tebal dan kecil sehingga enak untuk digenggamnya. 
 
 
Untuk dibagian depan terdapat layar berukuran 3,7inch, diatasnya ada sensor, lampu indikator dan earpice, sedangkan dibawahnya ada tombol-tombol kapasitif yaitu back, menu, home dan search, oh iya ada tonjolan juga yang posisinya dibawah tombol kapasitif namanya trackball. Kemudian dibagian sisi kiri ada tombol pengatur volume dan dibagian sisi kanannya kosong. Lanjut untuk dibagian sisi bawah ada microphone, lubang micro usb, dan docking connector, sedangkan dibagian sisi atas ada tombol power dan lubang jack audio. Untuk dibagian belakang ada secondary microphone, kamera 5MP, lampu flash, dan lubang speaker, serta tulisan Google yang sudah tidak jelas.

Untuk back covernya bisa dibuka dan didalamnya terdapat tempat baterai, slot mini sim, slot micro sd, dan ada tulisan keterangan imei dan serial numbernya. Oh iya ada tulisan HTC atau HaTeCe juga, nanti saya akan jelaskan kenapa merek ini ada di HPnya Google, jadi harus baca sampai tuntas ya guys.

 
Ketika saya coba menyalakan HPnya ternyata tidak bisa menyala, tapi anehnya lampu indikatornya menyala, saya sih optimis masih ada tanda-tanda kehidupan di HP ini. Setelah saya utak-atik kenapa HP ini tidak bisa menyala, ternyata tombol powernya seperti mendem gitu, pantesan ketika saya mencet tombol powernya tidak terasa. Saya kira tombol powernya yang keras, ternyata tidak kepencet. Sepertinya memang tombol powernya rusak, sudah saya coba colok-colok juga tetap tidak bisa, sudah coba dipencet tapi tidak ada respon. 
 
Setelah saya cari-cari info mengenai HP ini, memang Google Nexus One cukup banyak penyakit ditombol powernya, tapi tenang saja masih ada solusi untuk menyalakan HP nya. Jadi caranya yaitu pertama colok dulu ke casan, kemudian ketika lampu menyala, cepat-cepat lepas baterainya lalu dipasang kembali dan akhirnya dengan cara begitu HP ini bisa menyala. 

 
Untuk penampakkan dari tampilan HP ini kalau yang sudah dari lama menggunakan HP OS Android, pasti tidak asing dengan tampilan yang masih seperti ini, biasanya masih dibawah versi 3 nih. Jadi Google Nexus One yang saya dapat menggunakan OS Android versi 2.3.6 atau biasa disebut Android Gingerbread, untuk storagenya yang tersedia hanya 179MB saja, tapi ini bisa ditambah lagi menggunakan micro sd dan sepertinya harus menggunakan micro sd. Oh iya RAMnya sudah terpakai sekitar 60MB dan bebasnya sekitar 300MB, kalau melihat dari barnya masih lega untuk ukuran HP ini. Untuk aplikasi bawaannya banyak banget, khususnya dari Google dan tidak bisa diuninstall langsung.
 
 
Oh iya buat yang penasaran trackball digunakan untuk apa, jadi trackball tuh sama seperti tombol navigasi yang digeser-geser dan bisa ditekan untuk mengklik atau membuka suatu aplikasi. Bisa dibilang alternatif tombol kali ya, saya jadi ingat dengan trackball di HP-HP Blackberry yang jadul. 

 
Google Nexus One dirilis sekitar tahun 2010 dengan harga 530 USD atau sekitar 5 jutaan rupiah pada waktu itu, tapi setau saya HP ini tidak dirilis secara resmi diIndonesia, hanya dijual dibeberapa negara saja. Nexus One memang merupakan HP pertama dari Google dengan seri Nexus, nah kenapa ada banyak tulisan atau merek HTC di HP ini? Karena untuk membuat Nexus One, Google masih membutuhkan bantuan dari produsen HP lain, yaitu HTC. Sebenarnya untuk seri Nexus yang lainnya juga si Google masih terkait dengan merek lainnya, belum seperti Google Pixel yang sekarang.
 
 
Untuk spesifikasinya HP ini menggunakan chipset Snapdragon S1, CPUnya Scorpion 1 GHz, RAMnya 512MB, internalnya juga 512MB, GPUnya menggunakan Adreno 200, layarnya sudah kapasitif Amoled 3,7inch, kameranya 5MP, jaringannya 3G, baterai 1400mAH, dan OSnya ini pertama rilis Android versi 2.1 kemudian dapat update ke 2.3.6.
 
Salah satu alasan Google merilis sendiri HPnya karena ingin menyaingi iPhone, kalau lihat dari tahun perilisannya berarti waktu itu sudah ada iPhone 3GS, kemudian rilislah iPhone 4 yang dari segi design menurut saya lebih modern dan keren. Kalau dari segi keunikan atau eklusifitasnya agak kurang di Nexus One ini, banyak yang bilang masih mirip-mirip dengan HP Android yang ada dipasaran waktu itu, apalagi HPnya masih dibuat oleh HTC, jadi secara garis design nya pun terasa banget seperti HP-HP HTC. Kemudian masih ada beberapa masalah, entah dari hardware seperti tombol-tombol kapasitif yang kurang responsif, lalu dari infonya ada beberapa masalah dijaringan, dan bahkan masalah external seperti gugatan. 
 
Tapi selain itu, Nexus One juga punya kelebihan dibandingkan kompetitor non Android, seperti layar yang lebih besar dan sudah Amoled, walaupun tidak semuanya menggunakan Amoled karena produksi selanjutnya itu menggunakan SLCD. Bisa dicek dari Bootloader kalau MICROP 0b15 itu Amoled, sedangkan kalau 0c15 itu SLCD, dan di unit saya ini masih menggunakan yang Amoled. 
 
Karena HP ini menggunakan OS Android, jadi sudah pasti open source lebih terbuka untuk developer lain. Bahkan HP ini pernah dipakai untuk project NASA yang bernama Phonesat yaitu satelit nano yang menggunakan mesin dari smartphone, wah keren juga ya. Memang HP ini kalau dicari-cari banyak modifannya seperti twaek, custom recovery, custom rom dan sebagainya, dulu untuk yang suka utak-atik pasti pilih HP ini dibandingkan iPhone yang lebih tertutup.
 
Nah sayangnya fosil-fosil oprekannya sekarang sudah banyak yang mati linknya dan susah juga nyarinya, ditambah unit saya juga ada masalah ditombol powernya. Oh iya balik lagi ngomongin tombol power yang bermasalah tadi, memang bikin ribet kalau untuk menyalakan HPnya, kemudian ketika sudah menyala juga masih ribet. Kalau ingin mematikan layar harus nunggu dan kalau ingin menyalakan layar harus colok casan terlebih dahulu, tapi semua itu bisa diatasi menggunakan aplikasi pengganti tombol. Jadi kalau untuk mematikan layar menggunakan aplikasi screen off, tinggal tekan dan tahan tombol search. Sedangkan untuk menyalakan layar bisa menggunakan aplikasi fix broken power button, jadi nanti ketika ingin menyalakan layarnya bisa tekan tombol volume.
 
 
Nah mungkin ada yang penasaran apakah playstore atau diversi ini namanya market masih bisa diakses? Saya coba untuk login, ternyata tidak bisa, jadi sudah tidak bisa download aplikasi lewat market atau playstorenya. Untuk aplikasi bawaan lainnya seperti maps dan navigation masih bisa diakses, google search atau browser juga masih bisa diakses, hanya saja beberapa web tertentu sudah tidak bisa dan aplikasi bawaan lainnya macam youtube, facebook, twitter juga sudah tidak bisa diakses. Btw diunit saya imeinya mungkin tidak terdaftar, jadi tidak bisa muncul sinyal, jadinya saya menggunakan wifi untuk akses internetnya.
 
 
Nah bagaimana untuk main game? Sebenarnya bisa saja kalau gamenya support di versi Android 2.3 dan minimum speknya juga masuk. Kalau untuk menginstallnya bisa lewat file apk dan otomatis menggunakan micro sd untuk menyimpan data insatallan aplikasi atau gamenya, untuk menjalankan game-game jadul yang ringan sih masih bisa, tapi kalau sudah agak berat ya jangan harap deh apalagi untuk game yang zaman sekarang. Oh iya untuk keluaran suara speakernya masih cukup oke sih menurut saya, masih enak untuk didengar. 

 
HP Google Nexus One memang bersejarah bagi perjalanan HP dari Google, walaupun masih ada beberapa kekurangan dan masih bekerja sama dengan merek HP lain untuk membuatnya, tapi dari situ Google bisa belajar dan mencari racikan yang pas untuk HP yang nantinya benar-benar dibuat sendiri oleh Google, dalam hal ini Pixel. Jujur saja saya jadi tertarik nih untuk mencoba HP dari Google yang lain, menurut kalian enaknya cobain yang seri atau tipe apa nih? Coba kasih tau di kolom komentar ya.


Oke jadi itulah pembahasan untuk HP sesepuhnya Google Pixel, yaitu Google Nexus One. Kalau ada pertanyaan atau info tambahan, silahkan komentar ya. Jika masih belum puas membaca artikel ini, silahkan nonton video unboxing dan reviewnya dibawah ini. 

logoblog

Terimakasih sudah membaca HP ANDROID PERTAMA DARI GOOGLE SEBELUM ADA PIXEL! - Google Nexus One (HTC). Silahkan bagikan artikel ini melalui:

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Tidak ada komentar:

Posting Komentar