ErDev Blog

Bereksperimen dengan Smartphone, Gadget, dan Teknologi.

Minggu, 31 Maret 2024

HP GAMING TERKECIL? BENTUKNYA MINI SPEKNYA TINGGI! - Unihertz Jelly Star

Oleh Aulia Intan pada Minggu, 31 Maret 2024


Yoo Haloo...
 
Kali ini saya akan membahas HP dengan spek yang bisa dibilang tinggi tapi dengan ukuran body yang beneran mungil, yaitu Unihertz Jelly Star. Untuk kelengkapannya saya mendapatkan unit HP yang berwarna biru, tempat yang berisi sim ejektor, buku panduan, kartu garansi, screen protector, charger dengan output 5V-1,5A. Untuk colokannya masih yang berbentuk gepeng, btw saya mendapatkan 2 charger. Charger nya sama-sama gepeng, saya kira bakalan yang bulet biasa digunakan di Indonesia gitu, tapi ternyata sama, outputnya pun sama, cuma bedanya lebih melengkung gitu design nya. Kemudian saya mendapatkan kabel data usb type-c yang bentuknya L dan strap atau gantungan.
 

Untuk dibagian depan ada layar berukuran 3inch, lalu diatasnya ada sensor, earpice, kamera dan lampu indikator, sedangkan untuk dibagian bawah ada tombol kapasitif, back, home dan recent app. Untuk bagian sisi kanannya ada tombol power, tombol multifunction, lubang type-c dan sim tray yang kondisi nya masih hybrid, tapi yaudahlah setidaknya masih bisa dual sim. Lanjut, untuk sisi bawah ada lubang speaker dan microphone, untuk disisi kiri ada tombol pengatur volume, sedangkan disisi atas ada lubang jack audio, microphone dan ir blaster. Untuk bagian belakangnya ada kamera, lampu flash, fingerprint scanner, tulisan unihertz serta ada huruf U dan O yang bisa nyala jadi lampu, menurut saya HP ini cakep sih dibandingkan dengan HP-HP kecil yang pernah saya cobain. HP ini sudah menggunakan OS Android versi 13 bukan yang versi Go, tapi yang biasa atau reguler dengan patch keamanannya 5 April 2023. Untuk storage atau penyimpanan internalnya sudah terpakai 15GB dari total 256GB, sedangkan untuk RAM nya sudah terpakai sekitar 2,7GB dari total 8GB, jadi sisanya 5,4GB. HP nya kecil tapi dikasih memorinya besar, mantap bro. 
 
Untuk aplikasi bawaannya ini tidak begitu banyak dan tidak aneh-aneh juga, paling cuma ada gengnya google yang tidak bisa diuninstall, hanya bisa disable saja. Unihertz Jelly star ini memang lanjutan dari lini HP-HP kecilnya Unihertz, kalau yang Jelly 2E itu versi hematnya dari  Jelly 2, nah yang Jelly Star ini merupakan seri upgradenya. Hp ini rilis pada bulan Mei 2023, dan mulai dijual kabarnya pertengahan atau akhir bulan Juni 2023.
 

Untuk ukuran HPnya beneran kecil tapi tebal banget, walaupun tebal ketika dipegang rasanya masih enak-enak saja walaupun ukurannya sekecil ini. Sebenarnya masih lumayan solid juga, tapi dibagian tombol kenapa masih terasa kendor gitu seperti sebelumnya, memang dari bentuknya itu tidak jauh beda dengan Jelly 2E, hanya bedanya HP ini lebih tebal saja, mungkin karena ada bagian dari lampu-lampuannya itu dan beberapa upgrade, serta peletakkan tombol-tombol dan lubangnya juga sama. Tapi untuk spesifikasinya, Unihertz Jelly Star naik drastis karena menggunakan chipset Mediatek G99 dengan RAM 8GB dan internal 256GB, menggunakan GPU Mali G57-MC2, dengan layar 3inch 480x854, jaringan 4G dual sim, baterai 2000 mAh, dan sudah menggunakan OS Android 13. Dengan body sekecil ini, diberikan spek segitu memang terasa gokil ya performanya.

Saya coba benchmark menggunakan antutu mendapatkan skor sekitar 330ribu, tapi belum cukup disitu karena di HP ini bisa menambah RAM 2x lipatnya, jadi saya coba benchmark lagi bisa mendapatkan skor sampai 420 ribuan, dan kalau dites menggunakan geekbench 6 mendapatkan 729 untuk single core dan 2032 multicorenya. Saya juga tes untuk kecepatan storagenya, mendapatkan speed read sekitar 1000 MB/S dan wite 860 MB/S, ini sudah termasuk kencang karena menggunakan UFS 2.2.

Untuk sensornya sudah lumayan loh, gyroscope ada, magnetik ada, fingerprint ada, ir blalster juga ada, lumayan untuk remote alat-alat elektronik, bahkan untuk NFC saja sudah ada. Selain itu, ada juga nih fitur yang bikin menarik, yaitu lampu belakangnya bisa menyala, jadi mirip-mirip seperti nothing phone, tapi versi mininya. Lampunya hanya bisa nyala-mati saja, tidak bisa gerak-gerak, hanya bisa disetting untuk notifikasi, telepon masuk, visualisasi musik dan tanda pas ngecharge. Bisa disesuaikan juga cahayanya mau redup atau terang banget, dan dibagian depannya juga ada lampunya, tapi hanya indikator saja setitik. Menurut saya kalau melihat ukuran sekecil ini, warnanya, dan ada lampu yang bisa menyala berasa seperti mainan guys.

Memang kalau di HP dengan ukuran umum beberapa hal itu sudah biasa, tapi sekelas HP sekecil ini sudah mantap banget bisa dikasih spek seperti itu. Untuk kebutuhan biasa seperti sosmed sudah lancar banget, cuma memang ngetiknya saja yang jadi kurang lancar, soalnya kekecilan dan bikin salah pencet, tapi masih bisa diakalin menggunakan voice typing. Kalau untuk scroll-scroll tiktok, instagram, facebook atau toko online bisa lancar guys. Menjalankan aplikasi untuk main game saja ini kuat, tapi apakah kitanya bakalan kuat juga main game dengan waktu yang cukup lama dengan layar sekecil ini? kalau saya sih tidak kuat guys, karena ukuran layar yang tidak mendukung, jadi kalau untuk main game atau nonton video rasanya jadi kurang puas, walaupun kualitas layarnya oke tapi tetap saja ukurannya kecil. Tapi kalau untuk suara, HP ini speakernya kencang dan lumayan bagus, selain speknya yang sudah  tinggi, sistemnya juga termasuk ringan, karena tidak banyak embel-embel lebih ke stok Android saja.

Tampilan UInya biasa saja dan fitur kostumisasinya juga tidak banyak, tapi menurut saya sudah cukup untuk fungsionalitasnya, karena ada programmable key untuk shortcut, sudah bisa menggunakan navigasi gesture, bisa nambah RAM untuk meningkatkan performa, dan ada beberapa tools tambahan ditoolboxnya seperti kompas, pengukur kemiringan, kaca pembesar, dan lain-lain. Tapi untuk fitur unlock fingerprintnya memang kurang begitu cepat dan sering miss juga, mungkin karena kekecilan gitu ya, dan ini tidak diberikan case dari bawaan, mana susah juga nih nyari aksesorisnya. Biasanya bahan-bahan plastik transparan lama-lama keliatan baret, jadi harus apik, dan untuk baterainya ini tidak terlalu awet banget. Pemakaian saya dapet screen on time sekitar 4 jam, kalau standby bisa 1-2 hari, dan untuk ngechargenya dari 20% sampai full itu sekitar satu setengah jam saja.

Unihertz Jelly Star ini memang HP model mini yang designnya menarik, versi OS nya baru, fitur nya cukup banyak, dan spesifikasi nya pun tinggi. Tapi untuk ukuran HP seperti ini berasa overkill ya, soalnya HP mini seperti Unihertz Jelly Star biasanya dijadikan HP utama, dan kebutuhannya juga yang tidak begitu berat. Menurut saya agak mubajir aja gitu guys, jadi lebih banyak makan resource, dan harganya juga bisa jadi lebih mahal. Ukurannya yang kecil bisa dijadikan kelebihan juga bagi orang-orang yang memang butuh HP mini tapi dengan performa yang mantap, dan buat koleksi pun nambah menarik nih karena ada lampu-lampu nya. 

 

Oke jadi itulah pembahasan untuk HP dengan spek yang bisa dibilang tinggi tapi dengan ukuran body yang beneran mungil, yaitu Unihertz Jelly Star. Kalau ada pertanyaan atau info tambahan, silahkan komentar ya. Jika masih belum puas membaca artikel ini, silahkan nonton video unboxing dan reviewnya dibawah ini. 


logoblog

Terimakasih sudah membaca HP GAMING TERKECIL? BENTUKNYA MINI SPEKNYA TINGGI! - Unihertz Jelly Star. Silahkan bagikan artikel ini melalui:

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Tidak ada komentar:

Posting Komentar